5/10/2020

Belajar Dirumah : Dana BOS Kemana ?

Belajar Dirumah : Dana BOS Kemana ?

Bantuan Operasional Sekolah

Penyebaran Covid-19 berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat luas, hampir disetiap bidang kehidupan manusia penyebaran  covid-19 membatasi aktivitas masyarakat termasuk dalam bidang pendidikan. Sejak adanya pandemi Covid-19 membuat proses pembelajaran dilaksanakan di rumah melalui pembelajaran dalam jaringan.

Ruang-ruang kelas di sekolah menjadi kosong, komputer dan alat elektronik lainya tidak digunakan. Sarana dan prasarana disekolah seolah mencari tuannya yang biasa menggunakanya, gemercik air  di kamar mandi siswa tidak terdengar banyak. Lampu penerang di ruang kelas tidak menyala, papan tulis seolah mencari dimana spidol yang biasa menorehkan tinta hitam, biru dan merah.

Sejak pemerintah Pusat mengumumkan pembelajaran dilaksanakan di rumah, sekolah juga mengikuti himbauan tersebut yang bepengaruh terhadap aktivitas disekolah, siswa dan guru melaksanakan proses pembelajaran dari rumah, melalui penggunaan beberapa aplikasi diantaranya zoom, messenger, google clasroom, webex, microsoft teams, WA group, youtube dan aplikasi lainya. Hikmahnya guru jadi terbiasa menggunakan aplikasi aplikasi tersebut diatas. Jika belajar dari rumah  lalu muncul sebuah pertanyaan , dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang biasa digunakan untuk membiayai operasional sekolah digunakan untuk apa ? Belajar Dirumah : Dana BOS Kemana ?

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mas Nadiem Makarim menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Biaya Operasional Sekolah (BOS) Reguler. Permendikbud yang diterbitkan mengatur bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dapat dimanfaatkan untuk keperluan membeli paket internet bagu Guru dan peserta didik untuk dimanfaatkan dalampembelajaran dalam jaringan (daring) karena adanya pandemi Covid-19.
Petunjuk Teknis Penggunaan Dana BOS selama Covid-19

Dalam pasal 9A Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020, dituliskan bahwa selama Selama masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat, sekolah dapat menggunakan dana BOS Reguler dengan ketentuan sebagai berikut: a). pembiayaan langganan daya dan jasa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf g dapat digunakan untuk pembelian pulsa, paket data, dan/atau layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/atau peserta didik dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumah; dan b). pembiayaan administrasi kegiatan sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat 2 huruf e dapat digunakan untuk pembelian cairan atau sabun pembersih tangan, pembasmi kuman (disinfectant), masker atau penunjang kebersihan lainnya.

Ketentuan penggunaan dana BOS Reguler sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) mulai berlaku sejak bulan April tahun 2020 sampai dengan dicabutnya penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-l9 oleh Pemerintah Pusat.

Harapan kita bersama Covid-19 cepat musnah dari muka bumi agar masyarakat dapat melanjutkan aktivitasnya seperti biasa, termasuk dalam dunia pendidikan , bagaimanapun canggihnya teknologi guru dan siswa lebih menginginkan pembelajaran dilakukan dengan tatap muka.

Untuk mengetahui petunjuk teknis penggunaan dana BOS selama Covid-19.KLIK DISINI

Artikel Terkait

2 komentar


EmoticonEmoticon